Sinopsis novel Gadis Seberang
By : Rida Fitria
Khirsy Latifah, gadis berayah Indonesia dan beribu Malaysia suatu hari dikirim ke Indonesia untuk menemani neneknya. Menggantikan sang ayah yang putera tunggal namun tak mungkin kembali ke Indonesia mengingat bisnis dan keluarganya sudah terlanjur mapan di negeri Jiran tersebut. Dengan berolok, Sy, demikian Khirsy menyingkat namanya, mengatakan pada Eva, teman yang baru dikenalnya di kota neneknya, bahwa ia dikirim untuk tumbal kesepian sang nenek yang baru ditinggal kakeknya untuk selama-lamanya ke kampung akhirat.
Dalam perjumpaan dengan sahabat baru, kemudian hubungan mereka semakin akrab saat Sy memilih tempat sekolah yang sama dengan Eva. Juga saat ia dikenalkan dengan kelompok musik sekolah barunya, Gangsar band. Tak disangka Sy yang telah pernah melihat penampilan band tersebut di hall sebuah mal, kemudian jatuh cinta pada Roni. Personil Gangsar band yang memainkan alat musik bass.
Semakin hari perasaan cintanya kian tak terbendung, dan kebaikan serta kelembutan seorang Roni kemudian membingungkannya. Ia sedih karena mengira kedekatan mereka begitu kebetulan saat Gangsar band membutuhkan backing vocal, lalu Sy dan Eva mengambil kesempatan tersebut. Begitupula saat sang nenek menghadiahinya seperangkat alat musik berharap meminimalisir kesibukan sang cucu yang nyaris menghabiskan waktu di sekolah untuk latihan bersama Gangsar band. Sy kerap memperlihatkan perhatian yang lebih, berharap cowok itu menangkap sinyal darinya bahwa ia mencintainya. Namun waktu terus bergulir, dan Roni tetap bergeming. Sekalipun di kedalaman sanubari, Roni juga memiliki perasaan yang sama dengan gadis itu. Kepedihan hidup telah menghalangi diri Roni untuk jujur dan mengakui cintanya pada Sy.
Suatu hari, setelah kebutuhan Gangsar band akan backing vocal usai bersama selesainya rekaman album kompilasi kelompok musik sekota. Sy dengan sedih mengatakan pada Roni bahwa ia telah lelah menunggu, bahwa ia telah merelakan Roni pergi dari hatinya. Dan Roni menyamarkan kesedihannya dengan berkata bahwa keputusan yang Sy ambil adalah benar. Gadis itu pergi dari camp week end mereka dan pulang lebih dahulu. Tanpa Roni tahu jika kemudian di rumah neneknya yang besar, Sy mengurung diri sampai jatuh sakit karena dehidrasi. Dengan cemas sang nenek membawa cucunya ke rumah sakit, menghubungi putera tunggalnya yang notabene ayah Sy, sekaligus mencari tahu apa yang telah terjadi pada sang cucu dengan menginterogasi sahabat cucunya, Eva. Barulah kemudian persoalan menjadi jelas. Dan saat ayah Sy datang, lelaki humoris itu menggoda puterinya sebelum kemudian pergi ke apotik dengan Roni. Sementara di rumah sakit ia ditemani personil Gangsar band yang lain. Di apotik terjadi obrolan simpatik antara Roni dan ayah si gadis. Sebuah obrolan yang menggambarkan kerendah-hatian lelaki sukses dengan lelaki muda yang tengah belajar tentang kehidupan. Juga cinta.
Beberapa hari kemudian, sepulang Sy dari rumah sakit. Hubungannya dengan Roni mulai menghangatkan hati gadis itu. Menerbitkan kembali semangat hidupnya yang sempat padam. Memekarkan bunga cinta sepasang kekasih yang kini merajut kebersamaan dalam warna-warni indah beraroma melati. Hingga suatu malam, kemanjaan Sy merampas bahagia yang baru mekar tersebut. Nenek Sy yang baru pulang dari luar negeri setelah seminggu menjalani aktivitas pekerjaannya, menemukan Roni tertidur di ranjang Sy, bersama cucunya. Nenek yang sebenarnya sangat arif itu tak mampu menyembunyikan kesedihan sekaligus sesalnya. Dengan sedih ia meminta Roni tak datang lagi ke rumahnya. Juga mengingatkan Sy bahwa jika hal ini diketahui ibunya yang puteri seorang Imam yang sangat teguh menjalankan syariat agama, bukan saja ia tak boleh lagi bertemu Roni tapi juga bisa dijemput pulang ke Malaysia.
Penuh air mata Sy memohon supaya neneknya menolong Sy jika kelak hal itu benar terjadi. Mendengar permintaan cucunya, perempuan tua itu hanya bisa menghela napas. Sungguh ia menyesal tak bisa lakukan itu karena jika ia intervensi, hal yang menyakitkan akan menimpa ayahnya pula. Sy tercenung, hanya bisa berharap bahwa semua akan baik-baik saja.
Sampai hari yang bertabur pedih itu tiba, saat penjemput yang dikirim ibunya datang menjemputnya secara paksa. Dari mana sang ibu tahu? Juga bagaimana keadaan Sy di Kuala Lumpur kelak? Saat seorang Steve yang besar bersama dengannya berusaha menggantikan posisi Roni? Berhasilkah Steve yang blesteran Malay – Inggris itu menyibak mendung dari hari-hari Sy? Juga bagaimana masa depan Roni bersama Gangsar band? Berhasilkah Roni menata hidupnya setelah Sy pergi? Dapatkah ia merengkuh Sy kembali dalam pelukannya? Aha….mari membaca bersama!
3 komentar:
askum, sebuah keberuntungan apabila kita bisa berbagi. apalagi sebuah tulisan yang bisa bermanfaat bagi orang lain. oia, udah jadi penulis? kalo emang ia, bisa juga dong bagi-bagi ilmu.
wa alaik, temannya kiki ya? bagi-bagi ilmu kepenulisan, why not? tapi sebisa n sesuai kemampuan ya. whatever, tq dah mampir.
Poskan Komentar