Karena memulai dari diri sendiri sebagai 'kelinci percobaan' produk kecantikan/perawatan Oriflame, saya merasa nyaman karena tahu tak akan 'melukai' orang lain, di samping Oriflame sendiri memang tak pernah meng-uji cobakan produknya kepada selain manusia sebelum perusahaan mengeluarkan produk baru. Sebagai muslim, satu hal penting bagi saya adalah kejujuran. yang dalam hal ini adalah 'kejujuran' sebuah produk di tubuh pemakainya.
Bermula dari pengalaman pribadi inilah, maka tak segan saya meminta prospek yang baru saya temui untuk mencoba sebuah produk, kalau tubuhnya 'menerima' maka dengan sendirinya mereka akan tertarik untuk bergabung.
Kemarin seorang sahabat mengunjungi saya, hal yang menyenangkan bagi semua orang. Terlebih beliaunya ini teman saya sejak di bangku SMP, seseorang yang penuh semangat, rival terberat saya di kelas. Jika saya di rangking satu, maka dia di nomor 2, begitu pula sebaliknya. hari ini kami berdua telah sama-sama menjadi seorang ibu, dia berkarir di luar rumah, sementara saya menjalankan bisnis yang semuanya bisa saya kelola dari rumah. Begitulah, kami mengobrol sepanjang sore itu, berbagi cerita sekaligus saling belajar. Saya berencana mengembangkan thibbun nawawi dalam komunitas ibu-ibu pengajian dampingan sahabat saya itu, bermimpi supaya semua keluarga muslim memiliki keahlian mengobati diri sendiri dan keluarganya. Tahu kan biaya rumah sakit semakin mencekik leher, juga obat-obatan. Sejak tahun 2008 saya menjadi praktisi hijamah, saya menemukan para penderita penyakit yang cukup parah bisa dengan mudah disembuhkan oleh pengobatan ala Nabi ini. Jadi bagaimana bisa saya membiarkan saudara-saudara saya merana dalam ketakberdayaan karena rasa sakit di tubuh maupun jiwanya?
Maka saya bilang pada sahabat saya itu, mari kita lakukan! Dan dia setuju. Ke depan, setiap kali saya pulang kampung, insyaAllah kehadiran saya tidak akan sia-sia, semoga Allah meneguhkan setiap langkah saya bernilai ibadah yang akan menjadi tabungan saya kelak saat kembali padaNya.
Lantas, apa hubungannya dengan Oriflame ya? Yah saudara, sambil menerapi kita kan suka ngobrol sama para pasien....barangkali sedang rezeki kita, kalau mereka mau dan bersedia jadi downline kita, apa salahnya toh.....:)
ya sudah.....di mari ya kalau mau ngadain pelatihan thibbun nawawi sekalian Oriflame-an. Sukarela kok pelatihannya, sistem infaq gitu, jadi bebas target2an deh, seikhlasnya saja kok.
dan Oriflame? untuk maret murahhhh banget, jadi member cuma 30ribu, dan kita sebagai member langsung dapat 30% keuntungan setiap kali belanja. Asyik kan? Tinggal mengalihkan pengeluaran bulanan untuk keperluan kamar mandi dan kosmetik, kita sudah bisa menutupi beban poin yang 75 itu, kalau nggak bisa kita jual lagi deh. yukk ah....
foto: donlen saya yang bernama Nofendi, seorang akupunkturist yang juga banyak pasiennya, penggiat lingkungan, dan profesinya terbaru: Consultant Oriflame:) btw, saya juga pernah presentasi di lapak pedagang daging di pasar Klakah lho...hasilnya, dapat 2 orang donlen.....alhamdulillah.
Bermula dari pengalaman pribadi inilah, maka tak segan saya meminta prospek yang baru saya temui untuk mencoba sebuah produk, kalau tubuhnya 'menerima' maka dengan sendirinya mereka akan tertarik untuk bergabung.
Kemarin seorang sahabat mengunjungi saya, hal yang menyenangkan bagi semua orang. Terlebih beliaunya ini teman saya sejak di bangku SMP, seseorang yang penuh semangat, rival terberat saya di kelas. Jika saya di rangking satu, maka dia di nomor 2, begitu pula sebaliknya. hari ini kami berdua telah sama-sama menjadi seorang ibu, dia berkarir di luar rumah, sementara saya menjalankan bisnis yang semuanya bisa saya kelola dari rumah. Begitulah, kami mengobrol sepanjang sore itu, berbagi cerita sekaligus saling belajar. Saya berencana mengembangkan thibbun nawawi dalam komunitas ibu-ibu pengajian dampingan sahabat saya itu, bermimpi supaya semua keluarga muslim memiliki keahlian mengobati diri sendiri dan keluarganya. Tahu kan biaya rumah sakit semakin mencekik leher, juga obat-obatan. Sejak tahun 2008 saya menjadi praktisi hijamah, saya menemukan para penderita penyakit yang cukup parah bisa dengan mudah disembuhkan oleh pengobatan ala Nabi ini. Jadi bagaimana bisa saya membiarkan saudara-saudara saya merana dalam ketakberdayaan karena rasa sakit di tubuh maupun jiwanya?
Maka saya bilang pada sahabat saya itu, mari kita lakukan! Dan dia setuju. Ke depan, setiap kali saya pulang kampung, insyaAllah kehadiran saya tidak akan sia-sia, semoga Allah meneguhkan setiap langkah saya bernilai ibadah yang akan menjadi tabungan saya kelak saat kembali padaNya.
Lantas, apa hubungannya dengan Oriflame ya? Yah saudara, sambil menerapi kita kan suka ngobrol sama para pasien....barangkali sedang rezeki kita, kalau mereka mau dan bersedia jadi downline kita, apa salahnya toh.....:)
ya sudah.....di mari ya kalau mau ngadain pelatihan thibbun nawawi sekalian Oriflame-an. Sukarela kok pelatihannya, sistem infaq gitu, jadi bebas target2an deh, seikhlasnya saja kok.
dan Oriflame? untuk maret murahhhh banget, jadi member cuma 30ribu, dan kita sebagai member langsung dapat 30% keuntungan setiap kali belanja. Asyik kan? Tinggal mengalihkan pengeluaran bulanan untuk keperluan kamar mandi dan kosmetik, kita sudah bisa menutupi beban poin yang 75 itu, kalau nggak bisa kita jual lagi deh. yukk ah....
foto: donlen saya yang bernama Nofendi, seorang akupunkturist yang juga banyak pasiennya, penggiat lingkungan, dan profesinya terbaru: Consultant Oriflame:) btw, saya juga pernah presentasi di lapak pedagang daging di pasar Klakah lho...hasilnya, dapat 2 orang donlen.....alhamdulillah.

0 komentar:
Poskan Komentar